Langkah Liverpool di kompetisi Piala FA 2026 resmi terhenti di babak perempat final setelah mengalami kekalahan telak 0-4 dari Manchester City pada Sabtu, 4 April 2026 malam WIB. Manajer Liverpool, Arne Slot, tidak dapat menyembunyikan kekecewaan mendalam atas performa anak asuhnya yang dinilai kehilangan kendali permainan setelah sempat memberikan perlawanan pada awal babak pertama.
Bertandang ke Stadion Etihad, Liverpool sebenarnya mampu meredam agresivitas serangan The Citizens selama lebih dari 30 menit awal. Namun, keseimbangan pertandingan berubah drastis saat wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran terhadap Nico O’Reilly di dalam kotak penalti.
BACA JUGA : Transparansi Operasional: Mengapa SELAT378 Menjadi Situs Terpercaya bagi Pemain Profesional
Hat-trick Erling Haaland dan Kegagalan Penalti Mohamed Salah
Erling Haaland menjadi momok utama bagi lini pertahanan Liverpool. Penyerang asal Norwegia tersebut sukses mengeksekusi penalti untuk membuka keunggulan Manchester City, sebelum kemudian menggandakan skor sesaat menjelang turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah semakin tidak terbendung. Antoine Semenyo menambah keunggulan City menjadi 3-0, dan hanya berselang tujuh menit, Haaland melengkapi performa impresifnya dengan mencetak hat-trick. Liverpool sebenarnya berpeluang memperkecil ketertinggalan melalui hadiah penalti, namun eksekusi Mohamed Salah berhasil ditepis oleh kiper James Trafford, memperpanjang daftar penderitaan tim tamu hingga peluit panjang dibunyikan.
Evaluasi Arne Slot: Masalah Mentalitas dan Pertahanan
Dalam wawancara pasca-pertandingan dengan TNT Sports, Arne Slot memberikan evaluasi kritis terhadap performa kolektif timnya. Ia menekankan bahwa skor akhir 0-4 merupakan hasil yang sangat sulit diterima, mengingat ekspektasi besar yang dibebankan kepada skuad The Reds.
“Sangat mengecewakan karena tersingkir dari Piala FA, bukan hanya karena cara kami bermain, melainkan juga karena hasil dan margin skornya. Ini adalah kekecewaan besar lainnya bagi kami musim ini,” ujar Slot.
Ia juga menyoroti kelemahan kronis timnya dalam penyelesaian akhir yang telah menjadi masalah sepanjang musim. Menurut Slot, Liverpool sebenarnya tampil sesuai instruksi pada 35 menit pertama, namun kehilangan arah setelah gol pertama lawan tercipta. “Satu-satunya sisi positif dari pertandingan ini adalah kami tidak kebobolan lebih banyak gol,” tambahnya dengan nada sarkastis, merujuk pada banyaknya peluang emas City yang gagal membuahkan gol tambahan.
Implikasi Bagi Sisa Musim Liverpool
Kekalahan ini memastikan Liverpool kehilangan satu lagi peluang untuk meraih trofi domestik di tahun 2026. Arne Slot kini dituntut untuk melakukan pembenahan instan guna mengangkat moral pemain yang terdampak oleh kekalahan memalukan di Etihad tersebut.
Fokus Liverpool kini akan beralih sepenuhnya pada upaya memperbaiki posisi di klasemen liga dan kompetisi internasional lainnya yang masih tersisa. Kegagalan di Piala FA ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor pertahanan dan efisiensi di depan gawang lawan harus segera diperbaiki jika Liverpool ingin menutup musim dengan pencapaian yang lebih baik.
